Mengenal Sosok Steve Jobs: Pencipta Apple yang Jenius

By mano 3 months ago

Mengenal Sosok Steve Jobs: Pencipta Apple yang Jenius – Jika Anda mendengar kata Apple atau iPhone, mungkin yang terlintas di benak adalah sosok manusia hebat bernama Steve Jobs. Ya, nama Steve Jobs memang sangat melekat pada salah satu produk kebanggaan Paman Sam ini. Padahal, perusahaan tersebut tidak hanya bertumpu pada Steve Jobs saja. Ada banyak insinyur dan ahli komputer terbaik, yang bekerja membuat perusahaan multinasional ini merajai pasar dunia teknologi dan telekomunikasi.

Anda penasaran dengan sosok pria yang konon telah mengubah wajah dunia telepon seluler dan komputer ini? Mari kita cermati sekilas kisah hidup pendiri ‘Apple’ yang dikagumi dunia.

Steve Jobs adalah tokoh yang jalan hidupnya serasi untuk menggambarkan mengenai “American Dreams”. Hal ini karena latar belakangnya, yang mirip dengan sebagian besar penduduk Amerika Serikat. Steve Jobs lahir dari pasangan berbeda ras dan agama. Ayah kandungnya adalah seorang imigran muslim dari Suriah, sedangkan ibu kandungnya seorang perempuan berkulit putih, yang beragama Kristen.

Sesudah Steve Jobs dilahirkan, ayahnya merasa takut tidak bisa membiayai keluarga barunya. Dia memutuskan menghindari tanggung jawab, dan membuat ibu kandung Steve kepayahan. Perempuan tersebut lalu membiarkan Steve bayi untuk diadopsi keluarga menengah yang berkecukupan dan memiliki hati tulus. Steve pun diberikan serta diangkat anak oleh keluarga Jobs.

Steven Paul Jobs (nama yang diberikan oleh orang tua angkat) lahir di San Fransisco California Amerika Serikat, pada tanggal 24 Februari 1955. Dia dikenal sebagai pemimpin perusahaan komputer Apple. Mahaguru dari industri komputer negeri adidaya, Amerika Serikat. Para pengguna komputer rumah tangga atau Personal Computer (PC), harus berterima kasih pada Steve Jobs, karena atas jasanya maka mereka bisa dengan mudah membeli PC dengan harga terjangkau.

Steve kecil tumbuh di tengah keluarga yang sangat mencintai dan memperhatikannya, tapi dia selalu merasa ada yang ‘kurang’. Akibat merasa tidak dicintai ketika tahu dia diadopsi, Steve bertingkah konyol. Namun, dia sangat cerdas dan pandai melihat peluang, Steve mulai membangun mimpinya sebagai CEO dari perusahaan teknologi dan telekomunikasi di Amerika Serikat. Steve adalah remaja yang ambisius, dan berteman dengan beberapa orang muda yang tidak kalah jenius-nya dengan dia.

Seperti Steve Wozniak, sahabatnya yang juga rekan saat pertama kali mendirikan Apple Computer. Steve adalah orang yang pertama kali mengetahui potensi besar untuk menjual graphical user interface dan mouse, agar masyarakat awam bisa menikmatinya. Selain itu dia juga memimpin Pixar Animation, perusahaan pembuat animasi canggih di dunia. Sampai wafatnya, Steve Jobs selalu membuat inovasi, sehingga dunia selalu mengagumi otaknya yang jenius itu.

Category:
  
this post was shared 0 times
 000