OUR BLOG

What's New!

Perbedaan iTunes Gift Card Indonesia dan iTunes Gift Satuan

November 13, 2017
Perbedaan iTunes Gift Card Indonesia dan iTunes Gift Satuan yang Harus Anda Tahu – Pengguna gawai Apple, khususnya iPhone harus mengetahui dengan baik apa perbedaan antara iTunes Gift Card Indonesia dengan iTunes Gift Satuan yang juga banyak beredar di pasaran. Dengan mengetahui perbedaan ini, pengguna bisa membeli kartu yang sesuai dan tidak menyesal di kemudian hari. Berikut beberapa perbedaan antara iTunes Gift Card Indonesia dan iTunes Gift Satuan. Nominal yang Didapatkan Nominal yang diperoleh dengan menggunakan dua kartu itu tidaklah sama. Dengan menggunakan iTunes Gift Card Indonesia, pengguna bisa memilih sekitar 4 jenis nominal yang disediakan mulai dari Rp. 150.000 hingga Rp. 1.000.000. Di luar nominal itu, pengguna tidak bisa membelinya. Sedikit berbeda dengan iTunes Gift Card, iTunes Gift Satuan bisa dengan nominal yang bervariasi. Berapa saja yang dibutuhkan, pengguna bisa membelinya. Misal dengan nominal Rp. 150.000 atau lebih. Intinyanya apa saja yang dibutuhkan bisa diwujudkan dalam bentuk kartu. Fungsi dari Kartu yang Berbeda Perbedaan selanjutnya dari dua hal yang sama-sama bermanfaat itu adalah fungsinya dalam membeli aplikasi, lagu, atau siaran TV. Dengan iTunes Gift Card Indonesia, pengguna bisa melakukan pembelian apa saja yang ada pada App Store. Asalkan harganya tidak melebihi dari saldo yang dimiliki, siapa saja bisa mengunduh aplikasi premium hingga lagu terbaru dari penyanyi kesayangan. Kartu iTunes jenis satuan tidak bisa melakukan hal tersebut. Kartu itu didesain untuk membeli sesuatu yang telah ditentukan sejak awal. Misal pengguna ingin membeli aplikasi permainan yang memiliki harga tertentu. Saat membeli iTunes Gift Satuan, pengguna sudah menentukan apa yang dibeli dari awal. Jadi, hadiah satuannya sudah spesifik. Tempat Beli Tempat beli dua hal ini kadang sama kadang berbeda. Namun, untuk jenis hadiah satuan yang spesifik hanya bisa dilakukan pada merchant tertentu. Itu pun masih ada biaya tambahan yang biasanya ditentukan dari besarnya pembelian yang dilakukan. Ada beberapa penyedia jasa yang memasang tarif hingga 20% dari harga barang atau aplikasi yang ingin dibeli. Dimana saya bisa membeli iTunes Gift Card? Jika kamu menggunakan Region Indonesia manogiftcard.com punya solusinya karena kami jual iTunes Gift Card Indonesia/iTunes Gift Card Khusus Region Indonesia dengan harga yang terjangkau dengan jaminan 100% legal & original.  Note : Jika kamu tidak punya kartu kredit atau CC untuk pembayaran kamu bisa menggunakan alternatif lain dengan menggunakan iTunes Gift Card Indonesia melalui website kami Manogifcard.com. Silahkan order di : manogiftcard.com/order-disini/   Inilah beberapa perbedaan antara iTunes Gift Card Indonesia dan iTunes Gift Satuan. Semoga bisa membantu Anda dalam memahami keduanya.

Cara Mematikan Fitur Webcam di Macbook

November 13, 2017
Cara Mematikan Fitur Webcam di Macbook – Dalam beberapa tahun terakhir, komputer desktop dan laptop Mac dari Apple hadir dengan fitur built–in kamera iSight, kecuali pada Mac Mini. Kamera iSight ini memiliki beragam manfaat, mulai dari penggunaan fitur Facetime ataupun berbagai jenis aplikasi lain. Hanya saja, kekhawatiran yang muncul pada webcam Mac, terutama kalau komputer terhubung dengan internet. Sebuah penelitian mengungkapkan kalau webcam Mac dapat digunakan sebagai sarana untuk aktivitas penyadapan. Bahkan, hal ini dapat dilakukan tanpa sepengetahuan pemilik Mac. Anda tentunya tidak ingin aktivitas sehari-hari di depan laptop ataupun komputer diketahui orang lain, kan? Terlebih kalau Anda adalah seorang yang memiliki peran penting dalam sebuah perusahaan. Lalu, bagaimana cara untuk menghindari risiko penyadapan itu? Ada dua metode yang bisa digunakan. Pertama, Anda bisa mengaktifkan fitur Parental Controls dan mencentang kotak ‘Disable built-in camera’. Kedua, Anda juga dapat mematikan key file yang tersimpan pada folder system library. Sebelum mencoba langkah kedua ini, Anda perlu berhati-hati. Karena file yang berada dalam folder ini sangat penting. Pihak Apple melakukan langkah preventif dengan menyembunyikan file ini pada kondisi pengaturan awal. Kalau sampai Anda salah dalam menghapus file, akibatnya fatal. Kalau ingin mencoba cara kedua ini, berikut langkah-langkah yang harus Anda lakukan: Pastikan menu Finder muncul pada bagian pojok kiri atas layar. Klik Go dan pilih opsi Go To Folder dari menu drop-down. Setelah muncul kotak pencarian, ketik ‘/Library’ dan klik tombok OK. Cari dan buka folder bernama QuickTime. Berikutnya, temukan file bernama ”QuickTimeUSBVDCDigitizer.component”. Anda bisa mematikan webcam pada Mac dengan menghapus keberadaan file ini. Namun, sebagai langkah berjaga-jaga, jangan lupa untuk mem-backup file ini terlebih dulu, ya! Setelah langkah-langkah tersebut dijalankan, maka komputer Mac akan tidak akan mendeteksi keberadaan kamera. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir adanya kemungkinan penyadapan yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Langkah-langkah di atas tidak begitu sulit untuk dilakukan. Anda hanya perlu berhati-hati dalam menghapus file yang tersimpan pada folder system library. Selamat mencoba, ya!

3 Tips Memilih Produk Apple

November 13, 2017
3 Tips Memilih Produk Apple Mana yang Paling Cocok untuk Kepribadian Anda – Ada banyak produk Apple yang dijual luas di pasaran, barangkali Anda termasuk salah satu penggemarnya? Apakah Anda masih bingung memilih produk mana yang patut dibeli dan saat ini? Tentu tidak semua orang mau dan mampu membeli produk buatan Apple. Apabila Anda memiliki bujet dan senang pada kekhasan produknya, mengapa tidak membelinya? Berikut ini beberapa tips, sebelum membeli produk Apple mana yang dibutuhkan, dan sesuai dengan kepribadian Anda yaitu: Pilih produk Apple berdasarkan kepribadian dan gaya berteman Anda. Orang yang introvert biasanya memiliki teman yang bisa dihitung dengan jari, berbeda dengan mereka yang ekstrovert. Nah, jika Anda termasuk berkepribadian terbuka sebaiknya segera membeli iPhone terbaru agar mudah menghubungi teman-teman dan keluarga. Sedangkan Anda yang pemalu, mengapa tidak mencoba iPod keren berwarna mencolok untuk mendengarkan lagu-lagu romantis, khusus untuk dinikmati sendiri? Pilih produk Apple sesuai jenis pekerjaan atau karier Anda. Mereka yang ekstrovert kebanyakan memilih karier yang membuat mereka terus bergerak, menjadi pusat perhatian, dan bergaul dengan banyak orang. Contohnya seperti jurnalis atau pembawa acara. Berbeda dengan mereka yang Mereka cenderung tidak mau menarik perhatian, senang bekerja di luar layar, dan tekun. Anda yang ekstrovert dapat membeli produk iMac atau Mac Book terkini, untuk mengatur jadwal pekerjaan. Bagi Anda yang introvert, silakan melirik iPad versi terbaru, untuk teman bermain games atau menulis catatan pribadi. Pilih produk Apple yang mencerminkan impian atau cita-cita Anda yang belum tercapai. Misalnya, bagi seorang introvert, Anda mungkin berkeinginan menjadi juru masak andal, atau Anda yang ekstrovert memiliki impian menjadi atlet populer. Nah, pilih produk mana yang kira-kira menunjang hasrat dalam hidup Anda. Sang juru masak bisa memilih iPhone 7, di mana dia dapat mengecek resep-resep enak dari laman internet. Bagi sang atlet hebat dapat membeli Apple Watch, agar selalu tepat waktu ketika akan berlatih olahraga yang disukainya.

Merambah Hollywood: Peluang Apple Memproduksi Film dan Serial Televisi

November 13, 2017
Merambah Hollywood: Peluang Apple Memproduksi Film dan Serial Televisi – Siapa yang tidak tergiur dengan keuntungan bersih yang didapatkan oleh industri perfilman dan televisi, terutama dari film atau serial TV yang diproduksi di Hollywood, Los Angeles? Menurut salah satu website terkemuka The Hollywood Reporter, tahun 2015 lalu, Hollywood memperoleh laba dari penjualan tiket film domestik di Amerika Serikat, sebesar US$1 milyar atau 134 milyar rupiah. Tidak heran jika Apple sangat tertarik dengan industri ini. Apple memiliki rencana untuk memperluas ekspansinya di dunia industri kreatif, termasuk film dan serial TV. Rumor yang berembus mengatakan bahwa Apple melirik semacam program yang dilakukan oleh Amazon dan Netflix, yang sudah lebih dulu melakukannya. Perusahaan yang sahamnya juga dimiliki oleh si Jenius Steve Jobs ini, berancang-ancang untuk meraih keuntungan pula dari dunia hiburan. Jimmy Lovine, salah satu pejabat senior di Apple mengungkapkan bahwa ide tersebut memang baru muncul, dan menjadi perbincangan hangat di perusahaan. Sesuatu yang barangkali belum terpikirkan oleh mendiang Steve Jobs. Menurut Lovine, semua hal yang termasuk budaya pop dan memiliki basis penggemar di seluruh dunia, akan dicoba oleh Apple. Hal itu juga mencakup sesuatu yang sedang hits dengan format audio video. Wartawan yang mengutip pernyataan Lovine, yang dikenal pula sebagai musisi legendaris, menulis bahwa dia mendapatkan data itu saat Jimmy Lovine menghadiri peluncuran promosi film dokumenter berjudul “The Defiant Ones”. Film produksi HBO ini menceritakan tentang hubungan erat antara dirinya atau Lovine dengan Dr. Dre. Kabar ini semakin memperkuat kecurigaan pers sejak lama, ketika Apple melakukan aksi korporasi di tahun 2014 lalu. Saat itu Lovine dan Dr. Dre mendapatkan posisi di jajaran manajemen, ketika Apple mengakuisisi Beasts Electronic, dengan nilai US$ 3 milyar. Keduanya telah bekerja-sama sejak lama. Dr. Dre sendiri dikenal sebagai seorang rapper dan produser musik, juga entrepreneur sukses. Dr. Dre adalah pendiri dan pernah menjabat sebagai CEO dari Aftermath Entertainment dan perusahaan aksesori Beats Electronic. Mari tunggu kejutan terbaru dari Apple di tahun 2017 ini. Konon, perusahaan tersebut sedang menjalin negosiasi dengan produser veteran Hollywood untuk memproduksi film dan serial TV. Rumor selanjutnya mengatakan bahwa perusahaan peninggalan Steve Jobs itu akan menambahkan layanan dari Apple Music, yaitu music streaming. Hal ini dilakukan untuk menambah penghasilan perusahaan, karena laba dari iPhone dan iPad yang menurun.

Mengenal Sosok Steve Jobs: Pencipta Apple yang Jenius

November 13, 2017
Mengenal Sosok Steve Jobs: Pencipta Apple yang Jenius – Jika Anda mendengar kata Apple atau iPhone, mungkin yang terlintas di benak adalah sosok manusia hebat bernama Steve Jobs. Ya, nama Steve Jobs memang sangat melekat pada salah satu produk kebanggaan Paman Sam ini. Padahal, perusahaan tersebut tidak hanya bertumpu pada Steve Jobs saja. Ada banyak insinyur dan ahli komputer terbaik, yang bekerja membuat perusahaan multinasional ini merajai pasar dunia teknologi dan telekomunikasi. Anda penasaran dengan sosok pria yang konon telah mengubah wajah dunia telepon seluler dan komputer ini? Mari kita cermati sekilas kisah hidup pendiri ‘Apple’ yang dikagumi dunia. Steve Jobs adalah tokoh yang jalan hidupnya serasi untuk menggambarkan mengenai “American Dreams”. Hal ini karena latar belakangnya, yang mirip dengan sebagian besar penduduk Amerika Serikat. Steve Jobs lahir dari pasangan berbeda ras dan agama. Ayah kandungnya adalah seorang imigran muslim dari Suriah, sedangkan ibu kandungnya seorang perempuan berkulit putih, yang beragama Kristen. Sesudah Steve Jobs dilahirkan, ayahnya merasa takut tidak bisa membiayai keluarga barunya. Dia memutuskan menghindari tanggung jawab, dan membuat ibu kandung Steve kepayahan. Perempuan tersebut lalu membiarkan Steve bayi untuk diadopsi keluarga menengah yang berkecukupan dan memiliki hati tulus. Steve pun diberikan serta diangkat anak oleh keluarga Jobs. Steven Paul Jobs (nama yang diberikan oleh orang tua angkat) lahir di San Fransisco California Amerika Serikat, pada tanggal 24 Februari 1955. Dia dikenal sebagai pemimpin perusahaan komputer Apple. Mahaguru dari industri komputer negeri adidaya, Amerika Serikat. Para pengguna komputer rumah tangga atau Personal Computer (PC), harus berterima kasih pada Steve Jobs, karena atas jasanya maka mereka bisa dengan mudah membeli PC dengan harga terjangkau. Steve kecil tumbuh di tengah keluarga yang sangat mencintai dan memperhatikannya, tapi dia selalu merasa ada yang ‘kurang’. Akibat merasa tidak dicintai ketika tahu dia diadopsi, Steve bertingkah konyol. Namun, dia sangat cerdas dan pandai melihat peluang, Steve mulai membangun mimpinya sebagai CEO dari perusahaan teknologi dan telekomunikasi di Amerika Serikat. Steve adalah remaja yang ambisius, dan berteman dengan beberapa orang muda yang tidak kalah jenius-nya dengan dia. Seperti Steve Wozniak, sahabatnya yang juga rekan saat pertama kali mendirikan Apple Computer. Steve adalah orang yang pertama kali mengetahui potensi besar untuk menjual graphical user interface dan mouse, agar masyarakat awam bisa menikmatinya. Selain itu dia juga memimpin Pixar Animation, perusahaan pembuat animasi canggih di dunia. Sampai wafatnya, Steve Jobs selalu membuat inovasi, sehingga dunia selalu mengagumi otaknya yang jenius itu.

Lensa Tambahan Terbaik untuk iPhone 7

November 13, 2017
Lensa Tambahan Terbaik untuk iPhone 7– Ketika iPhone 7 diluncurkan bersamaan dengan iPhone 7 Plus, para peminat iPhone terkesima dengan dua kamera belakang yang dimiliki oleh iPhone 7 Plus. Namun begitu, banyak orang lebih menyukai postur iPhone 7 yang lebih kecil dan ringan jika dibandingkan dengan saudaranya, iPhone 7 Plus. Dua kamera belakang pada iPhone 7 Plus bekerja bersamaan untuk menghasilkan satu foto dalam satu kali jepret. Satu kamera memiliki karakteristik telephoto dan yang satu lagi adalah lensa wide-angle. Kedua kamera ini menghasilkan foto yang lebih jernih dengan kemampuan optical zoom hingga dua kali. Walaupun tidak dilengkapi dengan dua kamera belakang, iPhone 7 tetap menghasilkan foto yang jernih dan tajam. Bahkan, dengan beberapa teknik, hasil foto dari kameranya bisa mendekati hasil foto kamera DSLR. Untuk mengejar kualitas foto iPhone 7 Plus, Anda dapat menggunakan aksesori lensa tambahan untuk iPhone 7. Set Lensa dari Olloclip Sebuah produsen aksesori iPhone memiliki set lensa yang dapat memaksimalkan hasil foto dari iPhone 7. Aksesori iPhone keluaran Olloclip memberikan fungsi lebih pada kamera iPhone 7. Satu set lensa Olloclip terdiri dari lensa fisheye, lensa wide-angle dan lensa makro yang bisa mendekati objek sebanyak 15 kali lipat. Walaupun memiliki ukuran yang sedikit besar, lensa keluaran Olloclip sangat ringan untuk dipakai pada iPhone 7. Ini akan menambah pengalaman Anda dalam memotret menggunakan iPhone. Lensa Moondog Labs 1.33X Anamorphic Adapter Moondog Labs mengeluarkan lensa yang lebih ditujukan untuk pengguna iPhone yang antusias dengan teknik fotografi profesional. Lensa ini menghasilkan gambar yang lebih lebar dan jernih dengan kemampuan zoom hingga 33 kali. Bukan hanya untuk foto, lensa ini juga sangat tepat untuk merekam video. Lensa ini dapat menghasilkan rekaman video yang setara dengan kualitas rekaman film profesional. Untuk memaksimalkan pemakaian lensa ini, Anda dapat juga melengkapinya dengan klip lensa atau BeastGrip Pro yang memang dibuat untuk memasang lensa Moondog Labs pada iPhone. Selain dua produk di atas, masih banyak lagi lensa yang sesuai untuk dipasangkan pada iPhone 7. Tentu saja, Anda perlu memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Misalnya, jika Anda tidak terlalu membutuhkan lensa profesional, mungkin sebaiknya memilih lensa biasa untuk variasi hasil foto saja.

Kelebihan AirPods pada iPhone

November 13, 2017
Inilah Kelebihan AirPods pada iPhone yang Perlu Anda Ketahui – Banyak orang bertanya-tanya pada saat peluncuran iPhone 7 diumumkan oleh Apple. Kemana konektor audio yang selama ini selalu ada pada generasi iPhone? Rupanya pertanyaan itu dijawab Apple dengan peluncuran AirPods. AirPods adalah earphone generasi baru yang memanfaatkan koneksi Bluetooth untuk tersambung dengan perangkat iPhone. Alat tanpa kabel ini menawarkan sejumlah fitur yang tidak ada pada generasi sebelumnya yaitu EarPods. Koneksi Otomatis Salah satu fitur unggulan dari AirPods adalah koneksi otomatis. Teknologi ini ada berkat penempatan chip W1 di kedua Airpods. Begitu Anda mengeluarkannya dari kotak, AirPods akan langsung tersambung dengan iPhone. Jadi, tidak perlu repot menyambungkan perangkat seperti yang biasa kita lakukan pada saat menambahkan perangkat yang menggunakan koneksi Bluetooth. Teknologi Sensor Optik dan Gerakan Sensor optik dan gerakan akan mengetahui apakah AirPods digunakan atau tidak, dan apakah keduanya digunakan ataukah hanya sebelah saja. Jika Anda hanya mengeluarkan satu buah AirPod, sensor akan mengomunikasikan kepada perangkat sehingga semua aktivitas penerimaan suara dan mikrofon terpusat pada satu buah AirPod itu saja. Untuk berkomunikasi dengan Siri, Anda hanya perlu mengetuk AirPods dua kali. Anda bisa dengan mudah meminta Siri untuk memainkan lagu, mengatur volume serta menelepon seseorang. Sensor gerakan akan menyaring suara Anda sehingga mikrofon akan menangkap suara lebih jelas tanpa menangkap latar suara yang bising. Ini sangat berguna ketika sedang berbicara di telepon atau juga berkomunikasi dengan Siri. Pengisian Baterai Otomatis Kotak penyimpanan AirPods bekerja juga sebagai pengisi baterai. Dalam keadaan penuh, AirPods dapat digunakan dengan maksimal selama 5 jam. Seandainya baterai habis, kotak AirPods bisa mengisi baterai hanya dalam waktu 15 menit untuk memberikan masa hidup 3 jam untuk AirPods. Dengan teknologi ini, Anda tidak perlu khawatir akan kehabisan baterai AirPods terutama jika Anda sedang berada dalam perjalanan. Sebagian orang meragukan bentuk AirPods yang dianggap mudah hilang. Namun, bentuk AirPods didesain sedemikian rupa sehingga sesuai dengan anatomi telinga. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir kehilangan aksesori senilai $159.00 ini. Jika masih ragu, Anda bisa tetap menggunakan EarPods karena iPhone masih menyediakan EarPods yang memiliki konektor dan dapat tersambung dengan Lightning Port.

Aksesoris iPhone yang Wajib Anda Miliki

November 13, 2017
5 Aksesoris iPhone yang Wajib Anda Miliki – Bagi sebagian orang, iPhone bukan lagi sekadar alat telekomunikasi, tetapi juga perangkat bekerja dan hiburan. Berbagai macam aplikasi dan aksesoris menjadi kebutuhan sehari-hari untuk menunjang fungsi iPhone. Untuk itu, kini banyak sekali toko yang menjual perlengkapan dan aksesoris iPhone dengan bermacam fungsi dan kualitas. Dengan keperluan yang berbeda-beda, kira-kira aksesoris iPhone apa yang paling wajib Anda miliki? Berikut adalah 5 di antaranya: AirPods Teknologi terbaru pada iPhone 7 sudah menyingirkan konektor audio untuk earphone. Konsep ini diluncurkan berbarengan dengan AirPods sebagai earphone generasi baru. Dengan AirPods, Anda bisa menikmati lagu dari iPhone tanpa resiko kabel terbelit. Desainnya yang minimalis membuat AirPods terlihat anggun, apalagi aksesori ini memiliki warna putih sebagai warna bawaannya. Selain itu, AirPods terkoneksi secara otomatis dengan perangkat iPhone Anda. Jadi, Anda tidak perlu membuang waktu menyambungkan AirPods ke sistem iPhone. Mini Tripod Rasanya tidak lengkap jika bepergian ke suatu tempat tanpa mengambil foto. Maka dari itu, Anda wajib memiliki tripod kecil untuk menunjang sesi foto bersama teman-teman ataupun keluarga. Tripod kecil seperti yang diproduksi oleh merk Kenu Stance memiliki stabilitas yang tinggi walaupun diletakkan di permukaan yang tidak rata. Tripod kecil sangat ringkas untuk dibawa ke mana pun karena ukurannya yang hanya sebesar saku kemeja Anda. Kelebihan lain dari tripod kecil adalah aksesori ini memiliki Lightning Port yang akan langsung tersambung ke perangkat iPhone Anda. Silicone Case Sarung atau pembungkus berbahan silicon penting untuk dimiliki pengguna iPhone. Dengan bahan yang sesuai, aksesori ini dapat melindungi iPhone Anda dari goresan dan benturan. Selain itu, ada juga silicone case yang memiliki pengisi baterai di dalamnya sehingga Anda mendapatkan dua fungsi dalam satu produk. Silicone case ini tersedia dalam berbagai macam pilihan warna dan bentuk yang akan membuat tampilan iPhone Anda terlihat unik. Lensa Kamera Kit lensa berfungsi untuk memaksimalkan hasil jepretan iPhone Anda. Lensa dengan bentuk berbeda akan menghasilkan foto yang berbeda juga. Dengan kit lensa, Anda bisa berkreasi dengan membuat bermacam jenis hasil foto melalui iPhone. Portable Speaker Speaker atau pengeras suara portabel dapat mejadi hiburan pada saat berkumpul dengan teman-teman atau keluarga. Biasanya, alat ini terkoneksi dengan iPhone melalui kabel, Bluetooth ataupun wi-fi. 5 aksesoris tersebut adalah aksesoris yang mudah ditemukan serta wajib Anda miliki. Selain 5 hal di atas, masih banyak lagi aksesori iPhone dengan fungsi yang lebih unik. Pilihlah yang paling sesuai dengan kebutuhan sehari-hari Anda.

Fitur Baru Apple di iOS 10.3

November 13, 2017
Intip Fitur Baru Apple di iOS 10.3, yang Bisa Membuat Anda Melongo Kagum – Meski Apple berbagi pasar telepon seluler dengan beberapa perusahaan besar lainnya di dunia, seperti Samsung android, tetapi perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini selalu punya tempat di hati para penggila teknologi. Tentu saja hal ini tidak lepas dari pengaruh pemimpin perusahaan mereka yang jenius dan flamboyan, Steve Jobs. Begitu pula yang terjadi saat Apple meluncurkan inovasi terbaru mereka di iOS 10.3, dengan beragam fitur jempolan. Perusahaan multi nasional ini telah melakukan peluncuran produk terbaru mereka yang disebut iOS 10.3 Developer Beta, pada tanggal 25 Januari 2017 lalu. Sistem operasi tersebut adalah pengembangan dari sistem operasi buatan Apple sebelumnya. Banyak pengamat dunia telekomunikasi yang tertarik dan kagum dengan beberapa fitur di dalam sistem operasi terbaru itu. Konon, para pesaing perusahaan tersebut dibuat melongo kagum, melihat banyaknya fitur yang ditawarkan pada iOS 10.3 Developer beta paling baru itu. Misalnya fitur Find My AirPods. Find My AirPods memungkinkan Anda untuk mengetahui keberadaan perangkat AirPods jika hilang. Bisa juga untuk melacak AirPods, apabila keluar dari charging case. Apa itu AirPods? AirPods adalah rancangan Apple untuk menggantikan headphone jack berukuran 3.5 mm. Jadi, saat Anda sedang mengisi daya baterai iPhone yang habis, Anda masih bisa mendengarkan musik karena sistemnya nirkabel. Total ada 12 fitur yang bisa Anda temukan di sistem operasi terbaru dari Apple technology. Fitur-fitur tersebut sengaja dirancang untuk menaikkan permintaan pasar, dan dapat ditemukan pada produk iPhone dan iPad terbaru. 12 fitur tersebut antara lain APFS File System, Find My AirPods, iCloud Storage Usage, Apple ID Setting, SiriKit, Maps, Home Kit, CarPlay, App Icon (developer), Analytics, iPad Keyboard, dan Animasi Aplikasi. Apabila Anda termasuk salah satu penggila produk Apple, sebaiknya mulai menabung dari sekarang untuk dapat membeli iPhone atau iPad yang segera diluncurkan. Ada banyak penggemar fanatik teknologi Apple yang tidak sabar dan telah memberikan uang muka, untuk dapat memiliki produk terbaru perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs dan Steve Wozniak tersebut. Tertarik melakukannya?

Cara Mengatasi Mac yang Freeze atau Hang

November 13, 2017
5 Cara Mengatasi Mac yang Freeze atau Hang-Setiap komputer bisa mengalami freeze atau hang. Pada kondisi tersebut, komputer tidak bisa dioperasikan hingga akhirnya solusi yang bisa dipilih adalah mematikannya secara paksa. Dan, hal ini juga bisa terjadi pada komputer Mac dari Apple sekalipun. Lalu, bagaimana cara mengatasi permasalahan seperti ini? Ternyata tidak begitu sulit. Berikut ini adalah lima permasalahan yang kerap membuat Mac hang atau freeze dan cara mengatasinya: Time Machine yang tengah berjalan Time Machine merupakan fitur dari Mac yang berguna untuk melakukan backup data. Proses backup ini pun membutuhkan proses yang cukup lama, terutama kalau terdapat file-file berukuran besar di dalam komputer. Selain itu, pada saat Time Machine berjalan, komputer juga akan mengalami penurunan performa. Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya Anda menghentikan aktivitas lain yang dilakukan di dalam komputer. Alternatif lainnya, Anda bisa melakukan pengecualian proses backup oleh Time Machine untuk file-file yang berukuran besar. Kekurangan RAM Kapasitas RAM yang terlalu kecil juga bisa menyebabkan komputer hang. Terutama kalau komputer kerap digunakan untuk menjalankan berbagai aplikasi yang berat secara bersamaan. Anda pun bisa mengetahui informasi penggunaan RAM oleh sistem komputer melalui Activity Monitor. Kesalahan aplikasi Komputer hang juga bisa diakibatkan karena adanya kesalahan dalam sebuah aplikasi. Untuk mengetahui hal ini tidak terlalu sulit. Setiap ada kesalahan pada sebuah aplikasi, sistem pada Mac akan selalu memunculkan notifikasi. Anda pun tinggal mengengklik tombol Reopen untuk membuka aplikasi tersebut kembali dan sekaligus melaporkan adanya kesalahan kepada Apple. Force Quit atau Tutup Paksa Cara yang efektif ketika komputer Mac mengalami hang adalah dengan memanfaatkan fitur Force Quit. Fitur ini dibuat digunakan untuk menutup sebuah aplikasi yang tengah hang atau mengalami kesalahan. Ada beberapa cara dalam menggunakan Force Quit di Mac, yakni: Menggunakan shortcut Command + Option + Escape Menuju ke Activity Monitor dengan cara, Finder > Applications > Utility > Activity Monitor. Di sini, Anda bisa menutup paksa aplikasi dengan menekan opsi Kill Process. Menekan tombol Option + klik kanan untuk memunculkan jendela Dock. Di sini, Anda bisa menemukan pilihan Force Quit pada aplikasi yang hang. Me-restart komputer Kalau Force Quit ternyata kurang ampuh dalam menutup aplikasi yang tengah hang atau sistem pada Mac yang tidak responsif, pilihan berikutnya adalah dengan melakukan restart komputer. Selamat mencoba, dan semoga dengan lima tips tersebut, komputer Mac yang hang bisa teratasi.

Menghubungkan Mac dengan Dua Monitor

November 13, 2017
Tips Menghubungkan Mac dengan Dua Monitor Sekaligus – Menghubungkan sebuah komputer dengan beberapa monitor sekaligus memberikan beberapa manfaat, terutama, berkaitan dengan peningkatan produktivitas. Anda bisa melakukan hal ini pada berbagai jenis komputer, termasuk Mac. Lalu, bagaimana cara untuk bisa menghubungkan Mac dengan beberapa monitor sekaligus? Berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda lakukan: Periksa ketersediaan port Hingga saat ini, Apple telah meluncurkan berbagai jenis komputer Mac, baik iMac ataupun MacBook dengan variasi port berbeda. Di antaranya adalah: DVI HDMI Mini-DisplayPort Thunderbolt USB Tipe C Anda pun bisa menghubungkan masing-masing monitor dengan port yang tersedia di masing-masing perangkat. Misalnya, port USB Tipe C hanya bisa dijumpai pada produk MacBook ataupun MacBook Pro 2016. Kalau Anda adalah tipe orang yang tidak terlalu familier dengan jenis-jenis port ini, Anda bisa mengetahuinya lewat situs resmi Apple. Caranya gampang, tinggal masuk ke web Apple Support dan memasukkan nomor serial komputer pada kolom pencarian di halaman Tech Specs, Anda akan bisa memperoleh informasi ini. Memilih monitor yang tepat Setelah menemukan informasi terkait port yang ada pada komputer Mac, Anda tinggal mencari monitor yang cocok. Pemilihan monitor bisa bergantung pada kualitas tampilan yang dihasilkan. Akan lebih baik kalau Anda bisa memperoleh monitor dengan resolusi yang tinggi, terutama kalau Anda berkecimpung di dunia desain grafis. Lalu, bagaimana kalau konektor pada monitor tidak sesuai dengan komputer Mac yang dipakai? Jangan khawatir. Saat ini, Anda bisa menemukan berbagai jenis adapter yang memungkinkan penggunaan berbagai jenis konektor di Mac. Misalnya, Mini DisplayPort-to-VGA, Mini DisplayPort-to-HDMI atau Mini DisplayPort-to-DVI. Harga adapter juga tidak terlalu mahal, dan bisa dijumpai dengan mudah di berbagai toko online. Melakukan pengaturan layar Kalau monitor sudah disiapkan, maka langkah terakhir yang harus dilakukan untuk menghubungkan Mac dengan dua monitor secara bersamaan adalah melakukan pengaturan. Anda bisa menghubungkan monitor lewat port Thunderbolt, Mini DisplayPort, ataupun USB Tipe C. Setelah monitor berhasil menyala, Anda bisa memulai pengaturan dengan monitor. Ada beberapa mode yang bisa digunakan, yakni mode diperluas, pencerminan, dan mode layar tertutup. Masing-masing mode memiliki fungsi tersendiri. Mode diperluas berguna bagi Anda yang ingin memakai dua monitor sebagai satu kesatuan layar. Mode pencerminan, menjadi sarana berbagi tampilan layar yang kerap digunakan untuk presentasi. Sementara itu, mode layar tertutup memungkinkan salah satu dari dua layar dalam kondisi tertutup. Tidak terlalu sulit kan? Selamat mencoba!

Cara Menginstal OS Windows 10 di Mac

November 13, 2017
Cara Menginstal OS Windows 10 di Komputer Mac – Komputer Mac tidak hanya bisa digunakan untuk menjalankan macOS. Anda juga dapat mengubah sebuah Mac menjadi perangkat dengan dua sistem operasi, macOS dan Windows, dalam kasus ini yang digunakan adalah Windows 10. Dengan begitu, penggunaan komputer Mac bisa lebih luas. Terutama kalau Anda menginginkan bermain berbagai pilihan game yang tersedia untuk Windows. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menginstal OS Windows 10 di perangkat Mac. Anda bisa memanfaatkan VMware, Boot Camp, ataupun VirtualBox. Pada kesempatan kali ini, metode yang digunakan adalah instalasi Windows 10 pada perangkat Mac dengan Boot Camp. Sebagai catatan, Anda juga dapat menginstal Windows versi terdahulu dengan metode serupa. Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda ikuti: Cek system requirement Pastikan spesifikasi Mac yang Anda pakai telah sesuai dengan sistem requirement OS Windows 10. Terutama ketersediaan ruang kosong sebesar 55 GB pada Mac. Selain itu, pastikan pula untuk menggunakan Mac yang berbasis prosesor Intel. Persiapkan file ISO Windows Untuk proses instalasi ini, Anda harus menggunakan versi file ISO dari OS Windows yang dipilih. Anda bisa memperoleh file ISO dari situs resmi Microsoft. Atau, bisa pula melakukan konversi file pada DVD instalasi menjadi file ISO. Selanjutkan, gunakan file ISO tersebut untuk membuat flash disk USB bootable. Buka aplikasi Boot Camp Assistant Selanjutnya, Anda bisa menjalankan aplikasi Boot Camp Assistant pada perangkat Mac dari folder Utilities. Anda pun tinggal mengikuti langkah-langkah yang diminta. Di tengah-tengah proses instalasi, Anda akan diminta untuk memasukkan file ISO. Lakukan partisi Setelah Anda memasukkan file ISO, maka proses selanjutnya adalah melakukan partisi yang digunakan sebagai sarana untuk menginstal Windows. Dalam proses instalasi Windows 10, Anda memang hanya butuh ruang kosong sebesar 55 GB. Namun, alangkah lebih baik kalau ruang kosong yang disediakan sedikit lebih banyak, kurang lebih 70 GB. Instalasi Windows Proses partisi selesai, maka langkah berikutnya adalah mengikuti petunjuk instalasi Windows 10. Anda hanya tinggal klik tombol Next, proses intalasi sudah dimulai. Restart komputer Instalasi selesai, maka Anda tinggal perlu me-restart komputer untuk melihat hasilnya. Proses peralihan dari Windows ke macOS bisa dilakukan lewat Startup Manager. Tidak begitu sulit untuk melakukan instalasi Windows 10 ke perangkat Mac. Setelah proses instalasi selesai, Anda bisa menggunakan berbagai jenis aplikasi ataupun game untuk Windows pada perangkat ini. Sekian untuk Cara Menginstal OS Windows 10 di Mac. Selamat mencoba!